Damar adalah sebuah nama group band lokal yang didirikan pada tahun 2007 bertempat di Desa Sidamukti Kec. Sukaresmi Kab. Pandeglang Banten dengan beranggotakan: Madjie (drum), Imam (gitar), Vie (vokal), Yanto (bass) dan Aco (gitar). Sejak pertama berdiri, Damar memang sering kali terjadi pergantian personil. Pada awalnya, personil Damar adalah: Madjie (drum), kani (vokal), ridwan (gitar), adi (gitar), dan iman (bass), namun terjadi ketidakcocokan antara gitaris2nya sehingga terpaksa Damar harus melepaskan adi, setelah itu tak lama sang vokalis mengalami kecelakaan dan harus menjalani operasi..., lagi lagi Damar harus rela melepaskan sang vokalis. Agar bisa tetap terus bertahan posisi vokalis digantikan oleh wiryo dan hafifi, berhubung memiliki 2 orang vokalis akhirnya Damar berganti aliran musik dari rock menjadi raprock dan posisi adi digantikan oleh ali.
Rupanya aliran musik raprock kurang menyatu dengan karakter masing2 personil selain itu terjadi konflik antara kedua vokalis sehingga Madjie (drum) memutuskan agar Damar vakum dulu untuk beberapa waktu.
Waktu luang itu digunakan oleh Madjie untuk mencari pengganti personil yang dianggap kurang cocok, sampai2 iapun harus rela berpindah dari 1 band ke band yang lainnya.
Awal tahun 2009, Strip As band yang berada di bawah naungan Adri Studio mengalami nasib yang sama yaitu kehilangan beberapa personilnya, posisi yang kosong itu diisi oleh beberapa personil Damar yang masih bertahan di dunia musik seperti Madjie, Ridwan dan Ali. Bersama Adri dan Muslik mereka mengalami sedikit peningkatan dalam bermusik dan berhasil merilis lagu yang berjudul "Datanglah" dan "Kisah Yang Lalu", namun keadaan inipun tak berlangsung lama sehingga ridwan dan Muslik harus hengkang dari Strip As.
Posisi vokalis di Strip As yang dulunya dipegang oleh Adri digantikan oleh Imam mantan personil dari AM Five dan Adri harus rela berpindah posisi menjadi seorang Bassist.
Pada pertengahan tahun 2010 nama Strip As diganti dan nama Damar berkibar kembali namun dalam perilisan lagu yang rencananya akan menjadi hits singel seperti "Hingga Masaku Kembali", "penerang Hati" dan "harapan kita" mengalami kemacetan dikarenakan minimnya dana serta kesibukan dari tiap-tiap personil, membuat perilisan lagu menjadi terhambat.
Kini Madjie (drum), Imam (Gitar) dan adri (Bass) mengambil inisiatif bahwa posisi vokal harus diganti dan ternyata pilihannya jatuh pada Yayat, sedangkan Imam yang dulu pada posisi Vokal beralih ke posisi gitar. Mereka berempat sepakat bahwa posisi ali di damar harus segera dilengserkan karena telah dinilai kurang produktif dan kurang peduli terhadap Damar yang telah mereka bangun.
Namun seiring berjalannya waktu, beberapa personil mengalami kemunduran semangat, lalu Madjie dan Imam mencari personil pengganti. Akhirnya bertemu dengan Vie, anto dan Aco.
Semoga dengan rangkaian peristiwa yang cukup berat ini menjadikan cerminan bagi para personil Damar untuk bisa bersikap dewasa dan agar bisa lebih memahami bahwa harapan dan cita-cita itu tak cukup hanya dengan kesabaran melainkan dilakukan dengan perjuangan, pengorbanan dan kerja keras.
By: Madjie Damar
Namun seiring berjalannya waktu, beberapa personil mengalami kemunduran semangat, lalu Madjie dan Imam mencari personil pengganti. Akhirnya bertemu dengan Vie, anto dan Aco.
Semoga dengan rangkaian peristiwa yang cukup berat ini menjadikan cerminan bagi para personil Damar untuk bisa bersikap dewasa dan agar bisa lebih memahami bahwa harapan dan cita-cita itu tak cukup hanya dengan kesabaran melainkan dilakukan dengan perjuangan, pengorbanan dan kerja keras.
By: Madjie Damar
